Tanggal : 03/22/2021, 14:43:32, dibaca 2913 kali.

PPIU KALSEL GELAR DMSF YESS PROGRAMME DI TANAH BUMBU


Tanah Bumbu, - Setelah dari Tanah Laut, SMK PP Negeri Banjarbaru, sebagai Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Provinsi Kalimantan Selatan dalam Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) kembali mengadakan District Multi Stakeholder Forum (DMSF) di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) yang digelar di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (19/3/2021).


Hadir dalam DMSF ini antara lain Kepala SMK-PP N Banjarbaru, PM dan Tim PPIU Kalsel, Bappeda Tanah Bumbu, DIT Tanah Bumbu, SKPD terkait di Tanah Bumbu, Bank Kalsel, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Kadin, Apindo, Hipmi, KNPI, Ketua Karang Taruna, Gerakan Pemuda Tani Indonesia, BLK, dan Badan Pengusaha Pancasila.

Dalam sambutannya Budi Santoso, Kepala SMK-PP N Banjarbaru memaparkan, "DMSF ini adalah salah satu agenda dalam kegiatan Yess, ini merupakan kegiatan kerjasama antara Kementan dengan Ifad, kegiatan ini untuk mensupport pemuda untuk berminat di dunia pertanian atau disebut juga petani milenial, jadi mohon dukungannya", Paparnya.

Seperti dijelaskan Kepala Sekolah, Indonesia ini perlu regenerasi petani, karena petani yang ada sudah tua dan semakin berkurang, jadi dengan adanya program Yess dengan dana cukup besar ini merupakan salah satu cara untuk mencetak petani baru demi menjaga ketahanan pangan di Indonesia.

Dilanjutkan dan dibuka oleh Kepala Bappeda Kab. Tanah Bumbu, Andrianto Wicaksono, "Pemerintah Tanah Bumbu menyambut baik program ini, semoga kedepan akan terus kontiyu", Ujarnya.

Di kesempatan ini tim PPIU Kalsel juga menyampaikan informasi serta juga melihat dan mendengar masukan dari pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan Program Yess di Tanah Bumbu khususnya terkait dengan Calon Peserta Calon Lokasi (CPCL).

Angga Tri Aditya P. Project Manager (PM) PPIU Kalsel menjelaskan, bahwa DMSF ini juga untuk mengkoordinasikan terkait target CPCL di Tanah Bumbu yang ditargetkan dapat mencapai 5000 orang. Selain itu acara ini juga untuk menyinkronkan dengan pihak terkait dalam pelaksanaan Program Yess, khususnya di Kab. Tanah Bumbu.

Dijelaskan Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menuturkan, saat ini generasi milenial adalah penentu kemajuan pembangunan pertanian di masa depan. Meyakini, tongkat estafet pembangunan pertanian ada pada pundak generasi muda.

Lanjut, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menerangkan, sudah saatnya pertanian dikelola generasi milenial. “Menggunakan kreativitas dan inovasinya. Sehingga, pertanian ke depan menjadi modern. Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya, tetapi juga berorientasi ekspor,” paparnya.(wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru