Tanggal : 06/03/2021, 08:59:09, dibaca 3598 kali.

PENINGKATAN KAPASITAS BDSP LINGKUP KALSEL DI PROGRAM YESS


Banjarbaru, - Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) merupakan sinergi Kementerian Pertanian (Kementan) dengan IFAD yang fokus pada penumbuhan petani serta wirausaha muda pertanian.


Kali ini SMK-PP Negeri Banjarbaru, selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) di Kalimantan Selatan, kembali menggelar progres pelaksanaan program YESS yaitu Pelatihan Peningkatan Kapasitas BDSP, Bagi Staff BDSP.


Pelatihan bagi staff BDSP (Business Development Service Provider) ini digelar sehari, Senin (31/5/2021) di Kampus SMK-PP N Banjarbaru yang diperuntukan bagi BDSP di 3 Kabupaten yang terlibat program Yess di Kalimantan Selatan.


Dijelaskan oleh Project Manager PPIU Kalsel, Angga Tri Aditya Permana, “Pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas staf BDSP yang nantinya akan memfasilitasi calon peserta Program Yess yang per 5 April 2021 terverifikasi berjumlah 3.547 Peserta”, Ujarnya,


“Kegiatan ini diikuti 60 peserta dari 49 BDSP di Kalimantan Selatan, lebih khusus 3 Kabupaten yang memiliki Program Yess yaitu Banjar, Tanah Laut dan Tanah Bumbu”, Paparnya.


Pelatihan diikuti 60 peserta yang berasal dari Balai Latihan Kerja, Balai Penyuluhan Pertanian, Dinas Pertanian, Dinas Koperasi UMKM, Balittra, BPTP Kalsel dan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya yang selanjutnya disebut (P4S).


Angga menambahkan bahwa peserta diberikan materi berupa pelatihan memempersiapkan memfasilitasi CPCL, teknik fasilitasi, dan BDSP dapat membuat Three Years Action Plan berupa kegiatan atau program dalam mempersiapkan CPCL supaya menjadi wirausahawan atau pekerja yang siap bekerja di DU/DI.


Seperti diketahui bahwa Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mengatakan bahwa Kementan akan terus memfasilitasi generasi muda agar bisa terjun menjadi petani serta wirausaha pertanian. 


"Kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, alsintan, jejaring hingga jejaring pemasaran. Kita ubah pola pikir generasi muda bahwa pertanian itu keren, hebat, dan satu-satunya sektor yang menjanjikan terlebih di tengah pandemik ini," jelas Mentan SYL.


Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan dua kunci utama dalam pelaksanaan program YESS.


"Pertama program YESS hadir untuk meningkatkan kapasitas pemuda di pedesaan melalui pendidikan dan pelatihan untuk menjadi agen pembangunan pertanian. Kedua, sasaran dari program YESS yakni pemuda/i harus memiliki jiwa kewirausahaan dari hulu sampai hilir," katanya.


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru