Tanggal : 06/29/2021, 14:35:57, dibaca 3694 kali.
SOSIALISASI P4GN & TES URIN PEGAWAI

Banjarbaru, - Dalam mendukung Program Pemerintah dalam program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dimana Pemerintah meminta agar kementerian/lembaga dan semua instansi pemerintah memberi dukungan dalam proses pemberantasan narkoba.
Maka, SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian (Kementan) mengundang Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru untuk menggelar sosialisasi P4GN dan dilanjutkan tes Narkoba melalui urin bagi pegawai pada Senin, (29/6/2021) di aula SMK-PP N Banjarbaru.
Dibuka oleh Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso, “Hari ini kita sosialisasi tentang P4GN bagi pegawai SMK-PP N Banjarbaru, karena seluruh komponen termasuk Kemeterian untuk mendukung rencana aksi P4GN ini”, Ujarnya.
Ada 2 komponen yang kita (SMK-PP N Banjarbaru) bisa laksanakan dalam kegiatan P4GN ini, pertama kampanye public tentang bahaya narkoba, dan kedua, deteksi dini penyalahgunaan narkoba”, Terang Budi.
Lanjut Kepala BNN Kota Banjarbaru, Agus Lukito,” Saya mengapresiasi kegiatan ini karena mendukung pelaksanaan program nasional P4GN dengan aksi nyata Kementerian Pertanian terutama di SMK-PP N Banjarbaru”, Terangnya.
Polisi dengan pangkat AKBP ini menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan P4GN sesuai Inpres No. 2 Tahun 2020, pemerintah ingin merangkul seluruh elemen, baik lembaga pemerintahan pusat dan daerah maupun masyarakat dan pelaku usaha, untuk bersama-sama menyusun dan melaksanakan RAN P4GN periode 2020-2024.
Setelah sosialisasi P4GN, kemudian dilanjutkan tes narkoba melalui urin yang diawasi dan di cek langsung oleh Dokter penguji dari BNN Kota Banjarbaru menggunakan alat khusus. Adapun 6 parameter yang digunakan dalam pengujian sampel yaitu: Amphetamine (AMP), Metamphitamine (MET), Cocaine (COC), Ganja (THC), Benzoat dan Morphine (MOP), dan dalam waktu 15 menit sudah bisa diketahui hasilnya, namun secara resmi sekitar 3 sd 4 hari lagi baru diserahkan.
Selain sosialisasi dan deteksi dini penyalahgunaan narkoba, kegiatan ini juga menjadi salah satu syarat untuk memenuhi salah satu unsur dalam mendukung reformasi birokrasi khususnya di lingkup Kementerian Pertanian.
Sosialisasi ini juga sejalan dengan komitmen Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam rangka pemberantasan penyalahgunaan narkoba. “Kementerian Pertanian akan konsisten dan berkomitmen mendukung penyalahgunaan narkoba”, ungkap SYL.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumbedaya Manusia Pertanian (BBPSDMP), Dedi Nursyamsi juga mengimbau para ASN di lingkup BBPSDMP agar bebas dari narkoba. “Sebagai Aparatur Sipil Negara, menjadi suatu kewajiban harus bersih dari narkoba”, tegasnya. (wd)
Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru
- Berita Lainnya
-
PM-AAS GANDAKAN HASIL PANEN, PENDAPATAN PETANI IKUT NAIK
Tanggal : 09/08/2026, 09:22:18
-
EDUKASIKAN PENCEGAHAN KARHUTLA BERSAMA SESKOAU
Tanggal : 09/03/2026, 08:52:50
-
PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448H
Tanggal : 09/02/2026, 14:52:22
-
PENINGKATAN INDEKS PERTANAMAN DI LAHAN OPLAH DAN CSR DARI SUMUT SAMPAI KALTENG
Tanggal : 09/02/2026, 08:18:47
-
MENTAN AMRAN DAPAT DUKUNGAN KOMNAS HAM DAN PPM LVRI, BERANTAS MAFIA PANGAN
Tanggal : 09/01/2026, 08:19:09