Berita
SEMANGAT ALUMNI PENERIMA HIBAH KOMPETITIF YESS
Tanggal : 12/22/2021, 14:59:35, dibaca 3268 kali.
Banjarmasin, - Menindalanjuti jumlah generasi muda yang menggeluti sektor pertanian terus meningkat, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) gencar melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di beberapa kesempatan, mengatakan bahwa Kementan akan terus memfasilitasi generasi muda agar bisa terjun menjadi petani serta wirausaha pertanian.
"Kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, alsintan, jejaring hingga jejaring pemasaran. Kita ubah pola pikir generasi muda bahwa pertanian itu keren, hebat, dan satu-satunya sektor yang menjanjikan terlebih di tengah pandemik ini," jelas Mentan SYL.
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan dua kunci utama dalam pelaksanaan program YESS.
"Pertama program YESS hadir untuk meningkatkan kapasitas pemuda di pedesaan melalui pendidikan dan pelatihan untuk menjadi agen pembangunan pertanian. Kedua, sasaran dari program YESS yakni pemuda/i harus memiliki jiwa kewirausahaan dari hulu sampai hilir," katanya.
Program YESS dijalankan pada 4 provinsi di Indonesia, antara lain Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. Sudah berjalan sejak tahun 2019, ditargetkan sampai tahun 2025.
Salah satu penerima Hibah Kompetitif Program Yess tahun 2021 adalah Hendra Prasetyo (22), petani milenial asal Desa Astambul, Kabupaten Banjar. Hendra yang bergerak dalam bidang peternakan kambing dan perkebunan pisang ini memakai nama usaha Siradus.
Dijelaskan Hendra yang hadir dalam Talkshow Banua Bicara di TVRI Kalimantan Selatan dengan tema “Petani Milenial Harus Out Of The Box”, Senin, (20/12/2021), mengajak pemuda untuk terjun dan menggeluti dunia pertanian.
“Saya memulai peternakan dari akhir 2020, yang sebelumnya juga mengembangkan usaha perkebunan pisang, karena kecintaan pada hewan dan memiliki prospek yang bagus karena adanya kebutuhan akan kambing untuk Hari Raya Qurban”, Jelas alumni magang dari Kementan ini.
Lanjut Hendra dengan usaha ini lumayan menguntungkan, “Dengan aset yang ada selama hampir 1 tahun ini dapat menjual 20 ekor, yang secara total kurang lebih mendapatkan keuntungan 60 juta”,Terangnya.
Selain itu adanya Hibah Kompetitif dari Program Yess ini sangat membantu, “Adanya Hibah ini yang sebelumnya saya hanya memiliki 12 ekor kambing, dengan adanya hibah ini sampai saat ini saya memiliki 42 ekor kambing”, Ujar Hendra, yang merupakan alumni SMK-PP N Banjarbaru ini.
Di kesempatan itu Project Manager PPIU Kalimantan Selatan, Angga Tri Aditia Permana mengungkapkan bahwa Program Yess ini merupakan cara pemerintah memajukan Desa.
“Kita focus pada pemuda desa, kita dorong seperti Hendra Prasetyo sebagai Penerima Hibah Kompetitif, dimana kemudian mereka punya kewajiban untuk merekrut penerima manfaat yang lain, yang harus juga menggerakkan perekonomian di desa”, Terang Angga.
Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas





