Berita
JELANG RAMADHAN 1443H, SEKOLAH ADAKAN PENGAJIAN
Tanggal : 04/07/2022, 13:15:56, dibaca 3022 kali.
Banjarbaru, - Menjelang pelaksanaan puasa di bulan Ramadhan 1443 Hijriah, tim manajemen sekolah kembali menggelar pengajian bagi pegawai dan siswa di awal bulan April 2022.
Kali ini, manajemen SMK-PP N Banjarbaru menggelar pengajian yang di gelar di Mushola SMK-PP N Banjarbaru, Jumat (1/4/2022), yang diikuti oleh Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan, dan siswa kelas XII TP. 2021/2022.
Pengajian kali ini dihadiri dan dibuka oleh Kepala Sekolah di damping oleh Kasubag Tata Usaha SMK-PP N Banjarbaru. Untuk penceramah, seperti biasanya pihak sekolah mengundang Ustad Ahmad Jazuli dari Kota Banjarbaru.
Pengajian kali mengambil tema tentang “Sambut Ramadhan dengan 1443H dengan Internalisasi dan Implementasi Core Values ASN Berakhlak”.
Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru dalam membuka pengajian ini menyampaikan, “Alhamdulillah kita berkumpul lagi dalam acara pengajian menjelang bulan suci Ramadhan, semoga di bulan suci ini kita menjadi insan yang lebih baik”, Ujarnya.
Lanjut Budi, “Semoga dengan tausiah ini harapannya membuat kita semakin baik dalam menjalankan tugas dan kehidupan kita pribadi sebagai peagawai Kementerian Pertanian”, Pungkasnya.
Di kesempatan ini Ustad Ahmad Jazuli, menjelaskan tentang tata cara pelaksanaan puasa di bulan Ramadhan, Serta perilaku atau kegiatan yang boleh dilaksanakan dan yang dilarang untuk dilakukan.
Kegiatan di atas senada dengan apa yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian, dimana Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan bahwa pada kondisi pandemi Covid-19 ini, Kementerian Pertanian tidak boleh berhenti bekerja, karena mempunyai tugas untuk memenuhi kebutuhan pangan >270 juta jiwa.
Maka, dalam setiap langkah dan nafas kita harus disertai dengan dzikir dan doa, untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.
Ditambahkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan, “Pengembangan pendidikan vokasi menjadi kunci. Sebab lewat pendidikan vokasi ini bisa banyak lahir petani milenial. Output dari pendidikan vokasi adalah qualified job creator dan job seeker” ungkapnya.
Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas





