Berita
WORKSHOP START UP BAGI PETANI MILENIAL TANAH BUMBU
Tanggal : 07/20/2022, 07:01:06, dibaca 2912 kali.
Tanah Bumbu, - Seperti diketahui Program YESS menargetkan sejak program ini dimulai hingga 5 tahun kedepan sebanyak 120.000 pemuda pedesaan diwilayah lokasi Program YESS yang akan menjadi CPCL akan difasilitasi untuk selanjutnya dapat terjun dan berkiprah dalam dunia usaha pertanian. Dimana dalam pelaksanaannya dilakukan oleh 4 Project Provincial Implementation Unit (PPIU) yang menjadi pelaksana Program Yess, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.
SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai salah satu dari PPIU Program YESS, Kembali menggelar workshop bagi penerima manfaat Program Yess, di salah satu Kabupaten Penerima Manfaat Program Yess di Kalimantan Selatan, yaitu Kabupaten Tanah Bumbu.
PPIU Kalsel kali ini menggelar kegiatan Workshop Start Up Program YESS, yang dilaksanakan selama 2 hari, Rabu sampai Kamis (13 sd 14/7/2022). Kegiatan dilaksanakan di ruang Pertemuan BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu.
Workshop bagi penerima manfaat Program Yess ini di hadiri oleh DIT Kabupaten Tanah Bumbu, Kepala BPP Karang Bintang serta Team PPL Kecamatan Karang Bintang, Mobilizer 1 Orang, Fasilitator 3 Orang dan peserta sebanyak 30 Orang.
Dijelaskan Project Manajer PPIU Kalimantan Selatan, Angga Tri Aditia P, menjelaskan, “Pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan dalam memilih usaha bisnis pertanian”, Ujarnya.
Angga menambahkan bahwa workshop ini juga untuk melihat potensi usaha agribisnis pertanian sebagai lahan usaha yang potensial untuk dikembangkan. Serta nantinya yang belum memiliki usaha akan memulai usaha dan yang sudah punya usaha akan mengembangkan usahanya beserta ingin melakukan pengajuan hibah kompetitif.
Salah satu peserta dan juga seorang fasilitator pemuda Program Yess di Kabupaten Tanah Bumbu, Suripto mengatakan, “Kegiatan ini berjalan dengan lancar, dan kami memahami dengan baik dan lebih termotivasi untuk berkembang, khususnya dalam pemilihan usaha bisnis kepada Penerima manfaat Program Yess.”, Terangnya.
Sebab, Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendukung penumbuhan petani milenial yang andal dan melahirkan wirausahawan milenial dari sektor pertanian, Kementan bersama dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) akan menciptakan wirausaha milenial tangguh dan berkualitas melalui Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menaruh perhatian tinggi terhadap pengembangan kualitas SDM Pertanian. “Rancangan yang tepat, untuk mengetahui big picture dari kompetensi SDM yang dibutuhkan dari masing-masing subsektor pertanian seperti tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan”, ungkapnya.
Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi mengungkapkan sudah saatnya generasi muda untuk mengambil peranan dalam pembangunan pertanian. Terbukti banyak pemuda-pemuda terdidik saat ini yang menjadi pelopor dalam usaha pertanian. Ini adalah contoh nyata bahwa pertanian tidak identik dengan kotor dan kemiskinan, apalagi ditunjang dengan mekanisasi dan inovasi pertanian yang menjadikan pertanian menjadi lebih modern dan menjanjikan.
Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas





