Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
-- Selamat Datang di Website Resmi SMK-PP Negeri Banjarbaru -- Jam Pelayanan Senin sd Kamis jam 08.00 sd 15.30 Wita (Istirahat: 12.30 sd 13.30), Jumat 08.00 sd 16.30 wita (Istirahat: 11.30 sd 14.00) -- Selamat Datang Siswa Baru SMK-PP Negeri Banjarbaru TP. 2025/2026 -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPDB TP. 2025/2026
Pelayanan Publik
PPID SMKPPN Banjarbaru
Perpustakaan SMKPPN BJB
Layanan & Perizinan
Dokumentasi & Informasi HukumPerpustakaan KementanPengaduan Bagi MasyarakatLayanan Aspirasi & PengaduaanE-Publikasi KementanPerizinan Kementan
Pelayanan Lainnya
Kalender
07 May 2026
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

START UP PWMP BAGI SISWA TP. 2022/2023

Tanggal : 02/03/2023, 07:47:45, dibaca 2230 kali.

Banjarbaru, - Kementerian Pertanian (Kementan) bekerjasama dengan IFAD melalui Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS), bergerak untuk mensupport dan memfasilitasi calon atau petani milenial melalui Program PWMP.


Diantara tempat pelaksanaan PWMP Program Yess ini dilaksanakan di SMK-PP Negeri Banjarbaru, yang juga sebagai Projects Provincial Implementation Unit (PPIU) di Kalimantan Selatan.


Melalui dukungan dari Program Yess ini, SMK-PP N Banjarbaru kembali mempersiapkan calon-calon peserta PWMP di 2023, dengan menggelar Workshop Start UP PWMP bagi siswa kelas X Tahun Pelajaran 2022/2023.


Jumat, (27/1/2023), dimulainya kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari ini diikuti 85 siswa kelax X, dimana meraka diberikan berbagai materi dari praktisi, Duta Petani Milenial Kalsel, pengusaha bidang pertanian, Guru, dan PPIU Kalsel.


Beberapa materi yang di dapatkan oleh siswa peserta diantaranya: Motivasi Berprestasi, Promosi, Kemitraan & Networking, Strategi Bersaing & Keberhasilan Usaha, Juknis dan Monitoring Evaluasi PWMP Tahap Penumbuhan, Success Story of Agripreneur, Pembukuan Sederhana PWMP, dan Penyusunan Business Plan.


Membuka kegiatan, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kurikulum, Airin Nurmarita, mewakili Kepala SMK-PP N Banjarbaru, “Workshop ini untuk memberikan penyadaran dan penumbuhan generasi muda di bidang kewirausahaan pertanian yang diwujudkan dalam bentuk bisnis pertanian”, Terangnya.


Airin menambahkan bahwa nantinya komoditas atau bidang usaha yang di ambil oleh setiap kelompok PWMP di 2023 akan disesuaikan dengan Kompetensi Keahlian yang mereka ambil, sehingga akan ada kesinambungan diantara jurusan dan bidang usahanya.


Kegiatan di atas merupakan amanah dari Kementerian Pertanian yang terus mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Salah satunya melalui program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP). Kementan tidak pernah berhenti berupaya menghadirkan banyak petani milenial. Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, menyinggung peran petani milenial dalam pengelolaan pertanian saat ini.


Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, “Pertanian yang dibutuhkan saat ini adalah pertanian yang efektif, efisien dan transparan. Hal itu bisa dilakukan melalui petani milenial yang modern. Modern itu berarti di dalamnya kita bicara SDM. Bagaimana mau cepat kalau masih pakai kendaraan kemarin. Bagaimana mau maju kalau ilmunya, teknologinya, mekanisasinya masih seperti yang kemarin,” tutur Syahrul Yasin Limpo.


Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan, guna mendukung pembangunan pertanian maju, mandiri dan modern, penyiapan dan pencetakan SDM pertanian unggulan perlu dilakukan.


Melalui institusi pendidikan vokasi yang dimiliki, Kementan akan melahirkan SDM yang kompetitif sebagai tenaga kerja pertanian dan pengusaha pertanian milenial yang andal, kreatif, inovatif, profesional, dan mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor pertanian sebanyak mungkin.


“Pengusaha pertanian milenial diharapkan mampu menjadi resonansi, penggebuk tenaga muda di sekitarnya untuk menjadi SDM pertanian unggulan yang mampu menggenjot pembangunan pertanian menjadi pertanian maju, mandiri, dan modern,” tutur Dedi Nursyamsi.


Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas