Berita
BELAJAR BUDIDAYA NANAS DI PETANI MUDA KABUPATEN KAPUAS
Tanggal : 01/13/2026, 06:39:19, dibaca 679 kali.
BANJARBARU – Guna menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten, produktif dan berdaya saing, Kementerian Pertanian (Kementan) memaksimalkan pendidikan vokasi.
Pendidikan vokasi dimanfaatkan karena mempunyai kedekatan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) melalui kemitraan, baik pada proses pembelajaran, pengembangan, penguatan SDM, hingga perekrutan lulusan vokasi.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan, sekolah vokasi seperti SMK-PP, Polbangtan dan PEPI memiliki peran penting untuk memajukan pertanian. Ia menambahkan, pertanian pun dapat di digarap dengan cara-cara kekinian. Namun hal tersebut harus didukung oleh SDM yang memadai. Dan Polbangtan menjadi ujung tombak dalam hal tersebut.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementan, Idha Widi Arsanti mengatakan, di tangan milenial dan generasi Z pembangunan pertanian akan dijalankan.
“Kalian semua adalah motor penggerak pertanian di negara yang kita cintai ini, terlepas dari generasai pendahulu kalian yang saat ini sudah menjadi penggerak dan pelopor pembangunan pertanian,” katanya.
SMK PP Negeri Banjarbaru, sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) bidang Pendidikan Vokasi Pertanian di bawah naungan Badan PSDMP, Kementerian Pertanian (Kementan), sebagai sekolah vokasi bidang pertanian, terus meningkatkan kapasitas dan pengetahuan siswa dan tenaga pendidiknya.
Maka, kali ini Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru melaksanakan Kunjungan Studi Tiru Komoditas Nanas di Kec Basarang. Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Sabtu (10/01/206).
Kunjungan ke petani milenial di Kapuas ini diikuti Kepala Sekolah, Yudi Astoni bersama petugas teaching factory bungas SMK-PP Negeri Banjarbaru diantaranya tenaga lahan praktek, dan PLP SMK-PP Negeri Banjarbaru.
Melalui kesempatan ini Kepala Sekolah mengatakan, studi tiru ini dalam rangka Sekolah akan mengembangkan tanaman Nanas di lahan praktek, ke daerah Kecamatan Basarang yang terkenal akan budidaya nanasnya.
"Kami akan kembangkan tanaman nanas ini di sekolah, untuk menambah koleksi tanaman dan mendukung pembelajaran di sekolah", Ujarnya.
"Semester ini kita akan tambahkan pengembangan tanaman hortikultura komoditas Nanas di sekolah sebagai komoditas unggulan produk Nanas segar dan hasilnya akan di ambil prodi APHP untuk pengolahan hasil pertanian baik, Selai Nanas, Keripik Nanas dan Bolu Nanas", Pungkas Yudi.
Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas





