Berita
KUNJUNGAN SMA K KANAAN BANJARMASIN KE LAB KULJAR
Tanggal : 04/22/2026, 07:07:05, dibaca 26 kali.
BANJARBARU - Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, memberikan apresiasi terhadap upaya untuk memperluas akses pendidikan vokasi di bidang pertanian. Menurutnya, generasi muda harus diberikan kesempatan untuk menjadi pelaku utama dalam sektor pertanian yang inovatif dan berbasis teknologi.
“Kami sangat mendukung program pendidikan vokasi baik pada pendidikan tinggi maupun pendidikan menengah. Sektor pertanian adalah tulang punggung ekonomi bangsa, dan kita membutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global,” kata Menteri Pertanian.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti. Ia menekankan bahwa regenerasi petani muda harus didukung oleh pendidikan berkualitas agar sektor pertanian semakin maju dan berdaya saing.
“Anak-anak muda harus kita dorong untuk terjun ke sektor pertanian dengan bekal ilmu dan keterampilan yang memadai. Salah satu caranya adalah mendukung mereka untuk melanjutkan pendidikan ke lembaga-lembaga pendidikan vokasi, khusunya yang menawarkan program pertanian,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menyampaikan bahwa penguatan SDM merupakan kunci keberhasilan pembangunan sektor pertanian. Lembaga pendidikan vokasi seperti SMK-PP diharapkan mampu mencetak generasi muda yang inovatif, adaptif, dan siap terjun langsung ke dunia kerja.
SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai sekolah vokasi terus berupaya menciptakan lulusan yang kompeten dan berkemampuan di bidang pertanian melalui berbagai program yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan).
Hal ini rupanya menjadikan SMK-PPN Banjarbaru sebagai magnet bagi dunia pendidikan di Kalimantan Selatan (Kalsel) salah satunya oleh Sekolah Menengah Atas (SMA) Kristen Banjarmasin.
Senin, (06/02/2025) SMA K Banjarmasin berkunjung Laboratorium Kultur Jaringan SMK-PP Negeri Banjarbaru di Haji Idak dan Guntung Lua. Rombongan merupakan 3 orang guru dan 63 orang siswa dari kelas XI.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA K Banjarmasin, Emi Passa, “Kami datang ke SMK-PP Negeri Banjarbaru untuk belajar tentang kultur jaringan dan membawa anak-anak terjun langsung melihat bagaimana proses, pembibitan dan sampai di lapangan, kami melihat tanaman itu bertumbuh”, Ujarnya.
“Terima kasih atas sambutannya yang sangat kami, untuk kami bisa datang kesini. Semoga SMK-PP Negeri Banjarbaru semakin jaya dan terus memajukan pertanian Indonesia”, Pungkas Emi.
Hadir dan memberikan materi Wakil Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru Bidang Kurikulum, Airin Nurmarita menyampaikan selamat datang dan terima kasihnya atas kunjungan study tour dari SMA K Banjarmasin ini.
“Terima kasih atas kunjungannya dan menjadikan kami sebagai destinasi untuk kunjungan belajar siswa siswi dari SMA K Banjarmasin. Semoga nanti peserta didik lebih mengenal dunia pertanian, dan bisa menjadi penerus pertanian di Indonesia,” ujar Airin Nurmarita.
Di kesempatan ini, tim pengelola kultur jaringan SMK-PP Negeri Banjarbaru mengenalkan berbagai alat, prosedur dan proses yang ada di laboratorium kultur jaringan kepada siswa kelas XI SMA K Banjarmasin.
Tim Ekpos SMK-PPN Banjarbaru
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas




