Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
-- Selamat Datang di Website Resmi SMK-PP Negeri Banjarbaru -- Jam Pelayanan Senin sd Kamis jam 08.00 sd 15.30 Wita (Istirahat: 12.30 sd 13.30), Jumat 08.00 sd 16.30 wita (Istirahat: 11.30 sd 14.00) -- Selamat Datang Siswa Baru SMK-PP Negeri Banjarbaru TP. 2025/2026 -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPDB TP. 2025/2026
Pelayanan Publik
PPID SMKPPN Banjarbaru
Perpustakaan SMKPPN BJB
Layanan & Perizinan
Dokumentasi & Informasi HukumPerpustakaan KementanPengaduan Bagi MasyarakatLayanan Aspirasi & PengaduaanE-Publikasi KementanPerizinan Kementan
Pelayanan Lainnya
Kalender
06 May 2026
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

BPPSDMP dan SMKPP Banjarbaru Kunjungi Lokasi Pelaksanaan Program SERASI

Tanggal : 01/14/2019, 08:06:37, dibaca 3510 kali.

Tajau Landung – Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian melalui ibu Dra. Nur Wahidah (Pusdiktan) bersama Tim dari Pusluhtan yakni Bu Lilik dan Bp. 


Efrizal, berkesempatan mengunjungi lokasi pelaksanaan Program SERASI (Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani) dan didampingi oleh Tim dari SMK-PP Negeri Banjarbaru yaitu Muh.Arsyad, Irwanto dan M.Noor TM, yang dilaksanakan di Desa Tajau Landung, Kec. Sungai Tabuk, Kab. Banjar, Maratapura.


Pada kesempatan ini, tim berbincang dengan PPL setempat, utusan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kab. Banjar, dan para petani yang terlibat dalam kegiatan ini.


Dari data yang dihimpun dilapangan, hingga kemaren (Rabu,09/01/2019) sistem tanam benih langsung (tabela) Inpara 3, sudah dilaksanakan di petak 8 dan 9.


Menurut informasi yang diperoleh dari Muksin selaku PPL Kec. Sungai Tabuk, kendala terbesar dalam pelaksanaan SERASI di Kecamatan Sungai Tabuk adalah hampir semua desa berada di daerah aliran sungai, sehingga lahan rawa yang tadinya sudah dikeringkan, dengan cepat kembari terisi air.


Jika turun hujan, maka debit air sungai meningkat, sehingga mempengaruhi cepat atau lambatnya lahan rawa kembali tergenang air. Akan tetapi, jika menghadapi musim kemarau, kualitas air menjadi kurang bagus.


“Harapannya kedepan, akan ada informasi tambahan dari PPL atau petani mengenai Inovasi-inovasi baru, teknik pengolahan tanah, hingga pada pengoperasian Alsintan, sehingga Program Serasi bisa berhasil.” tutup Efrizal dalam penyampaiannya. (tm’19)



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas