Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
-- Selamat Datang di Website Resmi SMK-PP Negeri Banjarbaru -- Jam Pelayanan Senin sd Kamis jam 08.00 sd 15.30 Wita (Istirahat: 12.30 sd 13.30), Jumat 08.00 sd 16.30 wita (Istirahat: 11.30 sd 14.00) -- Selamat Datang Siswa Baru SMK-PP Negeri Banjarbaru TP. 2025/2026 -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPDB TP. 2025/2026
Pelayanan Publik
PPID SMKPPN Banjarbaru
Perpustakaan SMKPPN BJB
Layanan & Perizinan
Dokumentasi & Informasi HukumPerpustakaan KementanPengaduan Bagi MasyarakatLayanan Aspirasi & PengaduaanE-Publikasi KementanPerizinan Kementan
Pelayanan Lainnya
Kalender
06 May 2026
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

PUSDIKTAN HARAPKAN POLBANGTAN BANJARBARU BERTARAF INTERNASIONAL

Tanggal : 07/05/2019, 14:14:08, dibaca 3783 kali.

Banjarbaru, - SMKPP Negeri Banjarbaru telah menggelar pelatihan penyusunan bahan ajar dan dupak yang dilaksanakan selama 3 hari Mulai 1 sd 3 Juli 2019, di hotel Q Dafam Banjarbaru. Salah satu pengisi materi pelatihan ialah dari Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan), BPPSDMP, Kementerian Pertanian.


Pusdiktan kali ini mengirimkan pejabat eselon III nya yaitu Hasan Latuconsina yang merupakan Kepala Bidang Program dan Kerjasama Pendidikan, untuk memberikan materi tentang Kebijakan Pendidikan Vokasi Pertanian di Era 4.0.


Salah satu kebijakan BPPSDM Pertanian dalam menghadapi era 4.0 ini, adalah dengan pendidikan di sector pertanian itu harus bertaraf internasional dan harus terus berkembang. Sebab, diharapkan nantinya SMKPP N Banjarabaru akan ditingkatkan menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Banjarbaru.


Menurut Hasan Latuconsina, “Grand design polbangtan bertaraf Internasional, harus memperhatikan segi input, proses, output dan outcome. Input adalah mahasiswa, dosen, kurikulum dan sarana pendidikan”, Menurutnya.


“Proses adalah bagaimana agar pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat berjalan baik, memiliki kerjasama yang kuat dengan DU/DI dan juga sebagai institusi harus terus berkembang dan terakreditasi secara nasional dan international”, Ujarnya.


“Sedangkan Output adalah menghasilkan lulusan sebagai job creator dan job seeker, sedangkan outcome adalah mampu memenuhi dunia usaha dan dunia kerja sesuai kompetensi”, Tambahnya.


Sehingga dengan kebijakan yang diambil ini nantinya diharapkan akan menciptakan lulusan-lulusan dan generasi muda di bidang pertanian yang terampil, tanggap, inovatif dan berdaya saing dan dapat mengikuti industri 4.0 yang sedang berkembang saat ini terutama bagi generasi milenial. (wd)


Humas SMKPP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas