Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
-- Selamat Datang di Website Resmi SMK-PP Negeri Banjarbaru -- Jam Pelayanan Senin sd Kamis jam 08.00 sd 15.30 Wita (Istirahat: 12.30 sd 13.30), Jumat 08.00 sd 16.30 wita (Istirahat: 11.30 sd 14.00) -- Selamat Datang Siswa Baru SMK-PP Negeri Banjarbaru TP. 2025/2026 -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPDB TP. 2025/2026
Pelayanan Publik
PPID SMKPPN Banjarbaru
Perpustakaan SMKPPN BJB
Layanan & Perizinan
Dokumentasi & Informasi HukumPerpustakaan KementanPengaduan Bagi MasyarakatLayanan Aspirasi & PengaduaanE-Publikasi KementanPerizinan Kementan
Pelayanan Lainnya
Kalender
06 May 2026
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

KEMENTAN AJAK PETANI BERKORPORASI

Tanggal : 11/10/2020, 07:43:45, dibaca 3410 kali.

Banjarbaru, - Kementerian Pertanian mengajak seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibawah lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian untuk mendukung Program Food Estate di Kalimantan Tengah.


Salah satunya adalah SMK-PP Negeri Banjarbaru yang bertugas membantu tim dari Pusat Penyuluhan Pertanian  (Pusluhtan) untuk melihat perkembangan, koordinasi, pengumpulan data, serta mendorong kelompok Tani, dan Gapoktan untuk menjadi korporasi.

Tindak lanjutnya adalah, SMK-PP Negeri Banjarbaru turut serta mendampingi kedatangan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Momon Rusmono dalam rangkaian Kunjungan kerja ke Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah, Sabtu (7/11/2020).

Kunjungan tersebut tampak hadir Ka. Badan BPPSDMP Kementan Prof. Dedi Nursyamsi, Ka. Badan Karantina Pertanian (BKP), Ka. Badan Lintabng Pertanian, Ka. Dirjen PSP Sarwo Edi, , serta Kadis Pertanian Pulang Pisau, Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, serta Kepala UPT dan pejabat lainnya lingkup Kementerian Pertanian di Kal-Sel dan Kal-Teng.

Pada dialog yang dilakukan sekjen bersama petani dan penyuluh di Posko Food Estate, poktan yang ada di Belanti Siam, menginginkan adanya agrowisata. Hal ini tentu saja disambut baik oleh Sekjen dengan menginstruksikan kepada Dirjen PSP untuk segera merealisasikannya.

Sekjen Kementan menegaskan, di Pandih Batu harus ada korporasi, karena dengan Koorporasi petani mempunyai daya saing, dengan pengelolaan keuntungan yang profesional. Gapoktan bersama terdiri dari minimal 2 Gapoktan dan menjadi BUMDes (Korporasi), ada RMU Modern, ada outlet, ada perkantorannya.

Lanjunya, Kementan akan mengajak Kadis Pertanian Pulang Pisau, beserta Penyuluh & Ketua Gapoktan untuk berkunjung ke Ciamis utk menambah wawasan tentang Koorporasi Pertanian. “Kadis Pulpis, Gapoktan, PPL akan saya bawa ke Korporasi Modern untuk kunjungan kerja di Jawa Barat,” ujar Momon.


Sesuai arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo seperti diinstruksikan Presiden RI Joko Widodo bahwa pertanian Indonesia ke depan harus berbasis korporasi dimana semua dikelola dengan manajemen profesional, salah satunya adalah Food Estate. "Petani tidak lagi sendiri-sendiri, Korporasi petani yang akan menjaga setiap anggota mendapat laba yang sama. Bilamana merugi, risikonya dibagi ke seluruh pemegang saham, sehingga kerugian tidak terasa," kata Mentan.

Mengingat Saat ini lahan yang sudah diolah seluas 7.400 ha, sedangkan yang ditanam baru 3.600 ha, Dedi menyemangati petani dan PPL yang hadir saat itu. “Ayo support semua kekurangan tanam, siapkan gerakan tanam, siap gerakan alsintan, siapkan gerakkan korporasi,” Seru Dedi.

“Ini merupakan penghargaan luar biasa bagi Kapuas dan Pulang Pisau, banyak multi player effect dalam pembangunan Food Estate ini, seperti sarana pertanian menjadi baik dan alsintan terpenuhi.” Pungkasnya. (IP/TM/wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas