Berita
KOORDINASI TIM YESS TERKAIT PROGRAM YESS DI KALSEL
Tanggal : 03/08/2021, 08:08:48, dibaca 3275 kali.
Banjarbaru, - Program Youth Entrepreneurship and Employment Support (YESS) merupakan program bagi generasi milenial, di tahun 2021 terus berlanjut, sebab dijelaskan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, saat ini generasi milenial adalah penentu kemajuan pembangunan pertanian di masa depan. Dan meyakini tongkat estafet pembangunan pertanian ada pada pundak generasi muda.
SMK-PP Negeri Banjarbaru sejak ditunjuk dari tahun 2019 sebagai Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Provinsi Kalimantan Selatan dalam Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) di wilayah Kalimantan Selatan. Kali ini kedatangan Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan), Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), yaitu Idha Widi Arsanti, Jumat (5/3/2021).
Kunjungan Pusdiktan dan juga Direktur Program Yess ini dalam rangka koordinasi dan pengarahan terkait pelaksanaan Program Yess di Kalimantan Selatan dengan pihak-pihak terkait, terutama yang nantinya menjadi penggerak Program Yess di Kalimantan Selatan.
Bertempat di ruang rapat SMK-PP N Banjarbaru, Kapusdik didampingi Ineke (PM NPMU), Kepala SMK-PP N Banjarbaru Budi Santoso, serta Project Manager (PM) PPIU Kalsel Angga Tri Aditya P, menyampaikan beberapa arahan terkait pelaksanaan Program Yess di Kalsel.
Tamu yang hadir di pertemuan ini diantaranya dari: BPTP Kalimantan Selatan, Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang, Balai Penilitian Lahan Rawa, Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Banjarmasin, DIT Kab. Banjar, DIT. Kab. Tanah Laut, SMK-PP Negeri Pelaihari, PLUT Banjarbaru, dan Kelompok PWMP.
“Sektor pertanian ini membutuhkan anak muda, karena sector pertanian ini 80 % adalah petani yang usianya diatas 45 tahun, dan setiap tahun 500ribu petani tua keluar, sehingga Program Yess ini hadir yang nantinya peserta akan di latih, dibekali pengetahuan dan di magangkan”, Ujar Idha Widi Arsanti.
Lanjut Kapusdik, “Tentu dengan adanya "Yess" bisa lebih cepat lagi mendorong atau menarik anak muda ini yang kemudian mau bekerja di sektor pertanian, dan kemudian produktifitas pertanian menjadi berlipat-lipat”, Terangnya.
Dijelaskan oleh Idha Widi Arsanti, pemilihan di 3 kabupaten di Kalsel ini (Banjar, Tanah Laut dan Tanah Bumbu) dikarenakan wilayah ini sektor pertanian dominan, jumlah anak mudanya banyak, sehingga harapannya apabila mereka bekerja dominan di sector pertanian dapat mendongkrak perekoniman kabupaten masing-masing.
Lanjut Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi, menjelaskan, “Sudah saatnya pertanian dikelola oleh generasi milenial yang menggunakan kreativitas dan inovasinya sehingga pertanian kedepan menjadi pertanian modern yang tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya tetapi juga berorientasi ekspor. Saat ini kita telah memiliki banyak petani milenial sekaligus enterpreneur di bidang pertanian,” Tambahnya.
Lebih lanjut, Program YESS dilaksanakan sebagai proyek percontohan pengembangan generasi muda dan regenerasi petani di pedesaan melalui fasilitasi dan bimbingan kepada generasi muda. Proyek yang didanai oleh International Fund For Agricultural Development (IFAD) ini bertujuan menghasilkan wirausahawan atau tenaga kerja yang profesional di sektor pertanian.(wd)
Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas





