Berita
LSP KEMENTAN NYATAKAN 112 SISWA KOMPETEN DI USP 2021
Tanggal : 04/09/2021, 14:12:16, dibaca 3155 kali.
Banjarbaru, SMK-PP Negeri Banjarbaru melalui fasilitasi dari Tempat Uji Kompetensi (TUK) SMK-PP N Banjarbaru telah melaksanakan Uji Sertifikasi Profesi (USP) bagi 112 siswa kelas XII SMK-PP Negeri Banjarbaru TP. 2020/2021, yang dilaksanakan selama 4 hari terhitung sejak senin, (5/4/2021) sd kamis, (8/4/2021)
112 siswa kelas XII ini di uji oleh 11 asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Kementerian Pertanian, baik berupa uji teori, wawancara dan praktek. Mereka akan dinilai apakah kompeten di bidang profesi yang mereka ambil atau malah tidak kompeten sama sekali.
Hasil akhir akhirnya telah diumumkan, yang disampaikan dalam acara penyampaian hasil dan penutupan kegiatan USP, kamis, (8/4/2021) Arief Wicaksono, selaku Asesor mewakili LSP Kementan, menyatakan bahwa 112 siswa SMK-PP N Banjarbaru sebagai peserta USP kali ini dinyatakan seluruhnya kompeten.
Melalui hasil ini nantinya hasil dari penilaian mereka akan di bawa ke Badan Nasional Sertifikasi Profesi disingkat (BNSP), setelah penilaian di anggap valid, setelahnya akan diserahkan ke LSP Pertanian untuk dibuatkan sertifikat yang berlaku 4 tahun.
Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso cukup puas, “Alhamdulillah kita dapat menyelesaikan USP kali ini di kondisi pandemic covid-19, mudah-mudahan dengan hasil memuaskan yang diperoleh siswa ini dapat bermanfaat kedepannya”, terangnya.
Dengan hasil kompeten ini berati siswa ATP telah berhasil melalui tahap penilaian diantaranya: Menentukan pekerjaan, sumber daya yang diperlukan, menyiapkan alat/mesin dan bahan yang diperlukan, pengarahan pekerjaan penyiapan lahan.
Selanjutnya pengarahan pekerjaan penanaman, pengarahan pekerjaan pemeliharaan, pengarahan pekerjaan panen, melakukan pembagian tugas kepada pekerja, mengawasi pekerja sesuai arahan, menilai keseuaian kerja, menghimpun data hasil pelaksanaan pekerjaan dan terakhir membuat laporan hasil kerja.
Untuk siswa ATPH telah melalui tahapan penilaian diantaranya: Mengenal tanaman, produk dan perlakuan, Mengenal OPT dan musuh alami, Menggunakan dan memilih bahan kimia dan biologi, Menentukan ketentuan keselamatan, kesehatan dan lingkungan kerja.
Kemudian, Memelihara tanaman, Menyediakan bahan perawatan tanaman, Melakukan tindakan pengendalian hama dan penyakit, Menilai kondisi tanaman, Pengembangan program pemumupukan, Mengolah kesehatan tanaman, Memelihara, memonitor dan memasang hidroponik.
Terakhir siswa APHP telah berhasil melalui tahap penilaian: Mengikuti prosedur keamanan keselamatan kerja (K3), Menerapkan program dan prosedur keamanan pangan, Memilih cara, bahan kemasan dan alat pengemasan manual, dan terakhir Memproduksi susu kedelai.
Seperti diketahui 112 siswa itu diantaranya 53 siswa Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP), 40 siswa Agribisnis Tanaman Pangan & Hortikultura (ATPH), dan 19 siswa Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP).
Ada 3 bidang keahlian yang diujikan diantaranya Uji Sertifikasi Profesi Bidang Keahlian Mandor Kelapa Sawit untuk siswa ATP, Uji Sertifikasi Bidang Keahlian Pemelihara Tanaman Hidroponik untuk siswa ATPH, dan Uji Sertifikasi Bidang Pelaksana Pengolahan Hasil Pertanian Olahan Susu Kedelai untuk siswa APHP.(wd)
Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas





