Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
-- Selamat Datang di Website Resmi SMK-PP Negeri Banjarbaru -- Jam Pelayanan Senin sd Kamis jam 08.00 sd 15.30 Wita (Istirahat: 12.30 sd 13.30), Jumat 08.00 sd 16.30 wita (Istirahat: 11.30 sd 14.00) -- Selamat Datang Siswa Baru SMK-PP Negeri Banjarbaru TP. 2025/2026 -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPDB TP. 2025/2026
Pelayanan Publik
PPID SMKPPN Banjarbaru
Perpustakaan SMKPPN BJB
Layanan & Perizinan
Dokumentasi & Informasi HukumPerpustakaan KementanPengaduan Bagi MasyarakatLayanan Aspirasi & PengaduaanE-Publikasi KementanPerizinan Kementan
Pelayanan Lainnya
Kalender
07 May 2026
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

PERCEPAT TANAM PADI DI FOOD ESTATE DI KAPUAS

Tanggal : 05/05/2021, 11:04:37, dibaca 3190 kali.

Kuala Kapuas, - Pemerintah Presiden Jokowi terus berusaha dan memacu pelaksanaan Food Estate di sebagian wilayah di Indonesia. Salah satunya di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah yang kali mengadakan percepatan tanam di lokasi Food Estate di wilayah Kecamatan Dadahup, Kapuas, Selasa (4/5/2021).


Sebab Food estate ini nantinya akan dijadikan program super prioritas bagi Kementerian Pertanian (Kementan) dan food estate yang ada di 2 kabupaten (Kapuas dan Pulang Pisau) di Kalimantan Tengah akan menjadi percontohan pertanian modern atau kiblatnya food estate bagi provinsi lainnya.

Di jelaskan Momon RUsmono, selaku Sekretaris Jendral Kementan, "Pertama, saya datang ke sini untuk memastikan bahwa gerakan percepatan tanam di lokasi food estate Kalteng berjalan dengan baik," ujarnya di lokasi food estate (A5) Desa Bentuk Jaya, Kab. Kapuas

Lanjut Momon, secara umum food estate di Kalimantan Tengah bisa dikatakan berhasil, karena dari target 30.000 hektare hampir 97 % atau  29.095 hektare sudah ditanami, bahkan 19.000 hektare sudah di panen.


Namun Ia tidak memungkiri untuk wilayah Desa Bentuk Jaya, Kec. Dadahup, ada sekitar 1.000 hektare lahan yang memiliki tantangan tersendiri, salah satunya kondisi alam. Namun Ia optimis dengan adanya percepatan tanam ini, target dapat diselesaikan paling lambat di awal bulan juni mendatang.

Dikesempatan yang sama, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Sarwo Edhie mengatakan, bahwa saat ini sudah lebih dari 19.000 hektare lahan food estate di Kabupaten Kapuas sudah ditanami dengan benih unggul. Sisanya, sekitar 900 hektare akan ditanami secara bertahap sampai pertengahan Mei.

"Saya juga melihat progres lahan disini sudah bisa ditanam dan akhir bulan sudah bisa ditanami 100 persen. Insyaallah semua berjalan dengan baik," katanya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, di tahun 2021 ini Kementerian Pertanian akan terus berusaha melakukan penambahan lahan Food Estate.

"Dengan Food Estate, kita ingin menjaga ketahanan pangan. Oleh karena itu, di tahun 2021 kita akan upayakan penambahan luas lahan Food Estate. Tentu kita cari lahan yang sesuai kriteria dan bisa mendukung peningkatan produktivitas," katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan, Dedi Nursyamsi menyatakan agar terus menggenjot penambahan luas tambah tanam di kawasan Food Estate Kalimantan Tengah (Kalteng). Ia mendorong penyuluh pusat dan daerah sinergi mendukung pengembangan kawasan lumbung pangan baru (food estate) di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas Provinsi Kalteng.

“Genjot penambahan luas tambah tanam padi unggul di kawasan Food Estate. Keluarkan seluruh kemampuan sebagai seorang Penyuluh Pertanian Lapangan,” tegas Dedi.


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas