Berita
KEMENTAN DAN PEMDA TANBU TTD NOTA KESEPAKATAN PROGRAM YESS
Tanggal : 05/25/2021, 08:20:04, dibaca 3392 kali.
Tanah Bumbu – Usai melakukan pembahasan mengenai nota kesepakatan dan perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) pada Kamis (22/04/2021) lalu, Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Kalimantan Selatan bersama Pemda Kab. Tanbu melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan pada Senin (24/05/2021).
Selain Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru dan Project Manager (PM) YESS Programme, kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Kantor Bupati Tanbu ini juga dihadiri Bupati Tanah Bumbu, Kepala Dinas Pertanian Tanah Bumbu dan beberapa SKPD terkait.
“Kami mendukung penuh kerjasama Program YESS dari Kementerian Pertanian, dimana dalam hal ini dijalankan oleh SMK-PP Negeri Banjarbaru selaku PPIU Kalimantan Selatan.” Kata Zairullah Azhar, Bupati Tanah Bumbu.
“Saya harap, dengan adanya program ini, benar-benar bisa menciptakan petani-petani muda / petani milenial yang berdaya saing.” Imbuhnya.
Selain itu, Zairullah juga menghimbau kepada seluruh jajaran Pemda Kabupaten Tanah Bumbu yang terkait dalam kerjasama program ini untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan yang diadakan oleh Kementerian Pertanian ini di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu.
Senada dengan Zairullah Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso mengharapkan kerjasama ini berjalan dengan baik dan lancar untuk mensukseskan Program YESS di Tanah Bumbu,”.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kehadiran petani milenial sangat penting.
“Generasi milenial adalah penentu kemajuan pembangunan pertanian di masa depan. Saya yakin di tangan generasi milenial yang adaptif, inovatif dan kreatif, sektor pertanian akan maju pesat,” ungkap Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Senada dengan Mentan SYL, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menyatakan demikian.
"Sudah saatnya pertanian dikelola generasi milenial dengan kreativitas dan inovasinya. Sentuhan generasi milenial diharapkan membuat sektor pertanian ke depan menjadi modern,” kata Dedi.
"Produksi sektor pertanian tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya saja, tetapi juga berorientasi ekspor. Kita kuasai kebutuhan pangan dunia dengan produk pertanian asal Indonesia." Sambung Dedi.
Sebagai informasi, Kementan RI meluncurkan program YESS yang dirancang untuk membangun kewirausahaan dan ketenagakerjaan muda di sektor pertanian. Program ini melibatkan dan meningkatkan peran para pemuda di perdesaan.
Tim Humas SMK-PP N Banjarbaru
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas





