Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
-- Selamat Datang di Website Resmi SMK-PP Negeri Banjarbaru -- Jam Pelayanan Senin sd Kamis jam 08.00 sd 15.30 Wita (Istirahat: 12.30 sd 13.30), Jumat 08.00 sd 16.30 wita (Istirahat: 11.30 sd 14.00) -- Selamat Datang Siswa Baru SMK-PP Negeri Banjarbaru TP. 2025/2026 -

Pencarian
Waktu saat ini
Pelayanan
PPDB TP. 2025/2026
Pelayanan Publik
PPID SMKPPN Banjarbaru
Perpustakaan SMKPPN BJB
Layanan & Perizinan
Dokumentasi & Informasi HukumPerpustakaan KementanPengaduan Bagi MasyarakatLayanan Aspirasi & PengaduaanE-Publikasi KementanPerizinan Kementan
Pelayanan Lainnya
Kalender
07 May 2026
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

KEMENTAN TINGKATKAN PENGETAHUAN PERTANIAN BAGI CAMAT

Tanggal : 11/05/2021, 13:52:44, dibaca 3003 kali.

Banjarbaru, - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo saat memberikan arahan pelatihan untuk Camat seluruh Indonesia, yang berlangsung di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor, beberapa waktu lalu.


SYL menilai, kecamatan memiliki peran penting dalam memberi energi dan menyinergikan semua potensi pertanian di desa agar terbangun lumbung pangan masyarakat, baik untuk ketersediaan pangan dalam negeri maupun komoditas ekspor. “Kita bisa bayangkan 7.230 kecamatan di Indonesia memiliki lumbung pangan masing – masing seluas 100 hektar. Insha Allah pertanian kita pasti semakin kuat,” tegasnya.


SYL menilai, camat bisa berperan strategis dalam mensukseskan pembangunan pertanian dikecamatan secara masif. Di mata SYL yang pernah juga pernah menjadi camat di Sulawesi Selatan, camat adalah komandan di kecamatan yang mampu menemukan, memenuhi  harapan masyarakatnya dan mensolusikannya bersama.


“Camat juga harus bisa menjaga kepercayaan rakyat, karena dengan kepercayaan itu mampu mengaturnya. Itu bisa dilakukan, kalau kita mampu memaintenance, memobilize dan mensupport,” tuturnya.


Dalam kesempatan tersebut, Dedi Nursyamsi selaku Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian memberikan motivasi bagi para camat yang mengikuti kegiatan baik online maupun offline.


Dedi menegaskan, pembangunan pertanian itu ada di kebun ada di sawah, bukan di Jakarta, di kota, di kabupaten, akan tetapi ada di kecamatan. Oleh karena itu, gerakan pembangnan pertanian itu semua ada di tingkat kecamatan.


“Pusat gerakan pembangunan itu ada di kecamatan, komandannya adalah camat. camatlah yang mengomandani yang memberikan instruksi, perintah seluruh gerakan pembangunan termasuk gerakan pembangunan pertanian. Oleh karena itu, sebagai komandan sudah selayaknya camat mengerti dan paham program pembangunan pertanian yang diberikan dari pusat maupun daerah,” ujar Dedi saat mengisi acara soft opening pelatihan bagi camat seluruh Indonesia tersebut.


Maka guna meningkatkan pemahaman dan pengetahuan Camat tentang dunia pertanian, Kementan menggelar pelatihan pertanian bagi Camat se Indonesia. Salah satu pelaksanaan peatihan ini ada di Kalimantan Selatan, tepatnya di Kota Banjarbaru.


Kali ini SMK-PP Negeri Banjarbaru selalu mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Kementan, salah satunya pelatihan bagi camat ini, Kamis, (28/10/2021).


Pelatihan ini sendiri secara tim panitia dilaksanakan oleh BBPP Binuang, dimana SMK-PP N Banjarbaru sebagai sesama Unit Pelaksana Teknis dari BPPSDMP, Kementan diminta oleh BBPP Binuang untuk menjadi tempat pelaksanaan. Kali ini camat yang ikut pelatihan berasal dari camat yang berasal dari wilayah di Kabupaten/Kota  di Banjar, Banjarbaru, dan Barito Kuala.


Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas