- SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMKPP N BANJARBARU -- SMK-PP N Banjarbaru Tetap Buka Pelayanan Terbatas, Senin Sd Jumat (08.00 SD 15.00) -- SELAMAT HUT SMK-PP N BANJARBARU KE-66 TAHUN (1 November 1955 - 2021) -- Selamat Hari Korupsi Sedunia (9 Desember 2021) -- Selamat Hari Hak Asasi Manusia (10 Desember 2021) -- Selamat Hari Nusantara (13 Desember 2021) -- Selamat Hari Ibu Nasional (22 Desember 2021) -- Selamat Hari Natal (25 Desember 2021) --

SERAH TERIMA HK BAGI PETANI MILLENIAL DI TANAH BUMBU

Tanggal : 11/09/2021, 09:20:13, dibaca 156 kali.

Batulicin –Untuk memperkecil angka pengangguran, Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengusahakan tumbuhnya pengusaha muda di sektor pertanian, termasuk memaksimalkan program YESS. Oleh karena itu, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, menargetkan hadirnya jutaan petani dan pengusaha milenial di sektor pertanian.


"Telah banyak program pemerintah yang mempromosikan pertanian berkelanjutan dan meningkatkan minat generasi muda untuk terjun dan berperan aktif dalam pembangunan pertanian,” tuturnya.


Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, yang juga penanggung jawab YESS, menyatakan, program ini dirancang untuk menghasilkan wirausahawan muda perdesaan di bidang pertanian dan untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten di bidang pertanian.


“Keberhasilan program YESS akan menjadi percontohan dan tolok ukur untuk pelaksanaan program pengembangan pemuda tani dan kewirausahaan muda di tingkat nasional maupun internasional. Dengan demikian, maka pengelolaannya harus dilakukan dengan baik, oleh tenaga yang professional dan berkomitmen tinggi,” tutur Dedi.


Demi mendukung hal tersebut, SMK-PP Negeri Banjarbaru selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Provinsi Kalimantan Selatan, Kembali mengadakan District Multi Stakeholder Forum (DMSF) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (4/11/2021).


Kegiatan District Multi Stakeholder Forum (DMSF) ini merupakan bagian dari Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) yang merupakan program hasil Kolaborasi antara Kementerian Pertanian bersama dengan Internasional Fund for Agricultural Development (IFAD) dalam meregenerasi petani, dengan  melahirkan wirausahawan muda dibidang pertanian dan melahirkan petani-petani muda yang handal, maju, mandiri, modern dan tentunya berdaya saing.


Kegiatan yang diselenggarakan di Batulicin, kabupaten Tanah Bumbu ini bertujuan menyampaikan kepada pemerintah daerah sejauh mana capaian yang telah diraih oleh program Yess di Kab. Tanah Bumbu.


Menurut Angga Tri Aditya Permana selaku Project Manager Yess Kalimantan Selatan, "Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan sejauh mana tingkat capaian yang kita raih selama ini," kata Angga.


Lanjut Angga, "Kita juga menyerahkan bantuan Hibah Kompetitif Kepada 13 orang petani muda di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan." Katanya.


Para petani muda tersebut mendapat dana hibah total sebesar Rp. 968 juta dari program YESS. Dimana dana tersebut mereka peroleh setelah proposalnya lolos verifikasi dan validasi lapang oleh Kementerian Pertanian (Kementan).


Di kesempatan yang sama, Bupati Tanah Bumbu melalui Asisten Administrasi Umum H.Andi Aminuddin berkesempatan menyerahkan bantuan program YESS kepada petani milenial Tanah Bumbu tahun 2021


Disampaikan Andi Aminudin, atas nama pemerintah Daerah, pihaknya menyambut baik dan sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan multi rapat DMSF, sekaligus penyerahan bantuan program YESS II, di Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2021.


Dimana program YESS ini merupakan salah satu program yang berupaya untuk melahirkan wirausaha muda, dibidang pertanian.


“Seperti yang kita ketahui bersama, Pemerintah Daerah terus berupaya untuk melakukan regenerasi petani, baik melalui peningkatan kualitas pendidikan tinggi, maupun modernisasi pertanian.”ujar Andi.


“Untuk itu, harapan kami dengan adanya bantuan usaha dari program YESS ini, dapat memberikan inovasi maupun terobosan baru bagi generasi muda, dan regenerasi petani pedesaan, terkhusus di Kabupaten Tanah Bumbu." Imbuhnya


lebih lanjut, melalui program ini pula Andi mengharapkan dapat menjadi modal utama dalam pembangunan pertanian, yang tentunya akan melahirkan tenaga kerja, serta wirausahawan muda pertanian.


“Kedepan turut pula diharapkan kepada para petani milenial agar komitmen mewujudkan perekonomian daerah berbasis pengembangan potensi maritim dan agroindustri di Bumi Bersujud.” tutupnya.


Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas