Tanggal : 12/03/2025, 11:26:52, dibaca 318 kali.
SEKOLAH LAKSANAKAN PENILAIAN SUMATIF SEMESTER GANJIL TP. 2025/2026

Banjarbaru – Demi menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki berkompeten, produktif dan berdaya saing, Kementerian Pertanian memaksimalkan pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi dimanfaatkan karena mempunyai kedekatan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) melalui kemitraan, baik pada proses pembelajaran, pengembangan, penguatan SDM, hingga perekrutan lulusan vokasi.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, sekolah vokasi seperti SMK-PP, Polbangtan dan PEPI memiliki peran penting untuk memajukan pertanian. Ia menambahkan, pertanian pun dapat di digarap dengan cara-cara kekinian. Namun hal tersebut harus didukung oleh SDM yang memadai.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementan, Idha Widi Arsanti mengatakan, di tangan milenial dan generasi Z pembangunan pertanian akan dijalankan.
“Kalian semua adalah motor penggerak pertanian di negara yang kita cintai ini, terlepas dari generasai pendahulu kalian yang saat ini sudah menjadi penggerak dan pelopor pembangunan pertanian,” katanya.
SMK PP Negeri Banjarbaru, sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) bidang Pendidikan Vokasi Pertanian di bawah naungan Badan PSDMP, Kementerian Pertanian (Kementan), terus berupaya meningkatkan kemampuan siswanya. Salah satu cara melihat kemampuan siswa ialah dengan pelaksanaan penilaian akhir semester atau penilaian sumatif.
Pelaksanakan penilaian akhir semester Ganjil Tahun Pelajaran (TP) 2025/2026 ini dilaksanakan bagi seluruh siswa kelas X, dan XI. Peserta UAS terdiri dari 156 orang siswa yang terdiri dari 64 siswa kelas XI, dan 92 siswa kelas X, sedangkan kelas XII sedang melaksanakan magang di DU/DI.
Dengan rincian kelas X Agibisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura sebanyak 41 orang, X Agibisnis Tanaman Perkebunan sebanyak 29 orang, dan X Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian sebanyak 22 orang.
Kemudian kelas XI Agibisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura sebanyak 30 orang, XI Agibisnis Tanaman Perkebunan sebanyak 25 orang, dan XI Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian sebanyak 9 orang.
Pelaksanaan ujian ini dilaksanakan 7 hari yang mulai dilaksanakan sejak Senin (01/12/2025) sampai Selasa (09/12/2025) di laboratorium Komputer dan laboratorium Bahasa di kampus SMK-PP Negeri Banjarbaru. Ujian ini berbasis IT ini dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi CBT atau exambro SMK-PP Negeri Banjarbaru.
Ujian ini sendiri terdapat 12 sampai 15 mata pelajaran yang di ujikan, tergantung dari kelas dan kompetensi keahlian masing-masing. Adapun mata pelajarannya diantaranya: Pendidikan Agama, PKN, Matematika, Bahasa Indonesia, BTA, Penjas, Bahasa Inggris, IPAS, Informatika, Sejarah dll.
Menanggapi ujian ini, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Airin Nurmarita, menyampaikan, “Ujian ini juga akan mengevaluasi pembelajaran semester dan akan menjadi dasar bagi guru untuk menyatakan siswa bisa naik ke kelas berikutnya atau tidak”, Ujarnya.
“Ini merupakan ujian kenaikan kelas, untuk mengevaluasi hasil pembelajaran untuk kelas X, XI dan XII. Ujian ini merupakan ujian teknologi dimana seluruh siswa ujian menggunakan computer yang bertujuan agar soal yang diberikan benar-benar terjawab dengan murni tanpa bisa membuka aplikasi lainnya”, Terang Airin.
Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru
- Berita Lainnya
-
BELAJAR HUKUM, SEKOLAH GELAR JAKSA MASUK SEKOLAH
Tanggal : 01/23/2026, 13:51:53
-
SOSIALISASI & REKRUITMENPT. BKB BAGI SISWA XII
Tanggal : 01/21/2026, 13:44:39
-
PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH OLEH DISDIKBUD KALSEL
Tanggal : 01/20/2026, 14:29:59
-
SEKOLAH GELAR PENGAJIAN PERINGATAN ISRA MIRAJ
Tanggal : 01/19/2026, 15:08:22
-
PENYULUHAN KAMTIBMAS OLEH POLDA KALSEL
Tanggal : 01/19/2026, 14:04:15