Tanggal : 12/12/2025, 14:42:00, dibaca 299 kali.

UJIAN PRAKTEK SISWA KELAS X & XI DI SEMESTER GANJIL TP. 2025/2026


Banjarbaru – Demi menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki berkompeten, produktif dan berdaya saing, Kementerian Pertanian memaksimalkan pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi dimanfaatkan karena mempunyai kedekatan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) melalui kemitraan, baik pada proses pembelajaran, pengembangan, penguatan SDM, hingga perekrutan lulusan vokasi.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, sekolah vokasi seperti SMK-PP, Polbangtan dan PEPI memiliki peran penting untuk memajukan pertanian. Ia menambahkan, pertanian pun dapat di digarap dengan cara-cara kekinian. Namun hal tersebut harus didukung oleh SDM yang memadai.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementan, Idha Widi Arsanti mengatakan, di tangan milenial dan generasi Z pembangunan pertanian akan dijalankan.

“Kalian semua adalah motor penggerak pertanian di negara yang kita cintai ini, terlepas dari generasai pendahulu kalian yang saat ini sudah menjadi penggerak dan pelopor pembangunan pertanian,” katanya.

SMK PP Negeri Banjarbaru, sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) bidang Pendidikan Vokasi Pertanian di bawah naungan Badan PSDMP, Kementerian Pertanian (Kementan), terus berupaya meningkatkan kemampuan siswanya. Salah satu cara melihat kemampuan siswa ialah dengan pelaksanaan ujian praktek dalam penilaian akhir semester atau penilaian sumatif.

Pelaksanakan ujian praktek semester Ganjil Tahun Pelajaran (TP) 2025/2026 ini dilaksanakan bagi seluruh siswa kelas X, dan XI. Peserta UAS terdiri dari 156 orang siswa yang terdiri dari 64 siswa kelas XI, dan 92 siswa kelas X, sedangkan kelas XII sedang melaksanakan magang di DU/DI.

Dengan rincian kelas X Agibisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) sebanyak 41 orang, X Agibisnis Tanaman Perkebunan (ATP) sebanyak 29 orang, dan X Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) sebanyak 22 orang.

Kemudian kelas XI Agibisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) sebanyak 30 orang, XI Agibisnis Tanaman Perkebunan (ATP) sebanyak 25 orang, dan XI Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) sebanyak 9 orang.

Pelaksanaan ujian praktek dilaksanakan masing-masing kelas selama 1 hari yang mulai dilaksanakan sejak Senin (10/12/2025) sampai Selasa (11/12/2025). Ujian ini dilaksanakan di lahan praktek bagi siswa ATP dan ATPH, dan Laboratorium Pasca Panen bagi siswa APHP SMK-PP Negeri Banjarbaru.

Menanggapi ujian ini, Ketua Tim Kerja SMK-PP Negeri Banjarbaru, Febriyanti Putri Lestari, menyampaikan, “Melalui ujian praktek ini, diharapkan dapat mengukur sejauh mana keterampilan siswa dalam 1 semester ini”, Ujarnya.

Ujian praktek ini dilakukan penilaian diantaranya bagi siswa kelas X ATPH berupa penanaman, pemeliharaan edamame, dan kelas XI ATPH berupa kultur jaringan. Kemudian siswa ATP berupa penilian terkait pemeliharaan tanaman tebu, sedangkan siswa X dan XI APHP berupa praktek pembuatan roti 

Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru