Tanggal : 07/30/2021, 13:15:43, dibaca 2875 kali.

PT. KJW TERIMA MAGANG 10 SISWA XII ATP


Banjarbaru, - Seperti diketahui SMK PP Negeri Banjarbaru melaksanakan magang atau disebut juga Praktek Kerja Lapang (PKL) bagi siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2021/2022. Magang tahun 2021 kali ini diikuti oleh 83 orang siswa.


Terdiri dari siswa dari Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan 39 orang, Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura 24 orang, dan Kompetensi Keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian 20 orang.


Salah satu tempat magang tahun ini berada di PT. Kintap Jaya Wattindo (KJW) yang berada di Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (27/7/2021). Magang di PT. KJW ini diikuti oleh 10 orang siswa dari Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan.


PT. KJW merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan ini menyambut baik magang kali ini, seperti dijelaskan oleh Asisten Kepala PT. KJW Kebun 2, Maulana Rator P.


“Magang SMK-PP N Banjarbaru Ini sudah dilakukan tiap tahun, kita menerima dengan baik untuk mendukung dari sekolah apa yang mereka harus dapatkan”, Terangnya.


“Nantinya mereka akan kami bekali jadwal kegiatan dulu supaya kegiatan kita sehari-hari, lebih di pahami, sehingga mereka tau tentang dunia kerja, mulai dari panen, pemeliharaan, mengirim panen ke pabrik dll, dan nanti mereka disuruh membuat laporan dan melakukan presentasi, untuk melihat pemahaman mereka”, Pungkas Maulana.


Penjelasan diatas sesuai dengan harapan dari Wakasek Humas dan Industri SMK-PP N Banjarbaru Slamet Riadi bahwa, “Magang merupakan pembekalan siswa untuk mempersiapkan diri untuk betul-betul mengusai keadaan di lapangan sehingga diharapkan siswa dapat melakukan yang sebenarnya di lapangan nanti,” ujarnya.


Menurut Slamet, dengan magang ini siswa diharapkan dapat menimba ilmu di Dunia Usaha dan Dunia Industri, dan nanti dapat bersaing dan ini menjadi bekal mereka untuk menjalankan dunia pertanian baik sebagai Job Seeker ataupun Job Creator.


Magang ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), selalu mengajak seluruh insan pendidikan vokasi pertanian untuk beradaptasi dalam menghadapi Covid-19, Syahrul Yasin Limpo menaruh harapan besar pada generasi milenial dalam pembangunan pertanian, “Generasi milenial harus berani menjadi petani atau mendirikan start-up pertanian,” tegasnya.


Terpisah Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan di tangan milenianlah pembangunan pertanian akan dijalankan.


Menurutnya, petani milenial adalah penggerak sektor pertanian, khususnya dalam menghadapi industry 4.0, “Kalian semua adalah pendekar. Oleh karena itu, kalian itu harus bersiap-siap menjadi penggerak, motor, pelopor pembangunan pertanian di negara yang kita cintai ini,” katanya.


Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru