Tanggal : 01/22/2021, 10:33:13, dibaca 3058 kali.

PRAKERIN 2021 DIMUNDURKAN TERKAIT PANDEMI & BANJIR


Banjarbaru, - SMK-PP Negeri Banjarbaru yang biasanya di awal bulan Januari ini mengirimkan siswa kelas XI untuk melakukan magang atau Praktek Kerja Industri (Pakerin) belum bisa melakukan kegiatan tersebut karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan.


Ditemui Kamis, (20/1/2021), Wakasek Kurikulum SMK-PP Negeri Banjarbaru, Airin Nurmarita menjelaskan bahwa “Karena kondisi pandemi covid-19 dan musibah banjir ini, pelaksanaan magang tahun 2021 harus dimundurkan, dan ini masih dibahas untuk kedepannya”, Katanya


Kedepannya pelaksanaan magang bagi siswa kelas XI Tahun Pelajaran 2020/2021 ini akan diikuti oleh 84 siswa, yang terdiri dari siswa dari Kompetensi Keahlian Tanaman Perkebunan 39 orang, Kompetensi Keahlian Tanaman Pangan dan Hortikultura 25 orang, dan Kompetensi Keahlian Pengolahan Hasil Pertanian 20 orang.


Dijelaskan oleh Wakasek Humas dan Industri Slamet Riadi, Magang merupakan pembekalan siswa untuk mempersiapkan diri untuk betul-betul mengusai keadaan di lapangan sehingga diharapkan siswa dapat melakukan yang sebenarnya di lapangan nanti”, Ujarnya.


“Jadi disini dia juga untuk pembekalan vokasi yang harapannya dia tau bagaimana dalam pengolahan hasil, sehingga bisa memasarkan dari hasil produk yang dihasilkan dan tentunya nantinya bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri”, Ujarnya.


Terkait kondisi caovid-19 dan banjir di Kalsel tempat magang biasanya siswa ditempatkan di pelaku usaha di sektor pertanian yang sesuai dengan Kompetensi Keahlian masing-masing seperti perusahaan, UMKM, Dinas, Kelompok Tani dll, masih dalam tahap penjajakan.


Siswa SMK-PP N Banjarbaru yang juga Generasi muda yang disebut juga petani milenial merupakan para generasi penerus pembangunan di sektor pertanian. Sebab menurut Dedi Nursyamsi, “Nantinya di tangan milenial lah pembangunan pertanian kedepannya dijalankan”, Ujarnya.


Sebab menurutnya petani milenial inilah adalah penggerak sektor pertanian khususnya dalam menghadapi  industry 4.0, “Kalian semua adalah pendekar, oleh karena itu kalian itu harus bersiap-siap menjadi penggerak, motor, pelopor pembangunan pertanian di Negara yang kita cintai ini”, Katanya.(wd)


Tim Humas SMK-PP Negeri Banjarbaru