Tanggal : 01/13/2023, 08:01:22, dibaca 3053 kali.
SEKILAS TEACHING FACTORY SMK-PP N BANJARBARU

Banjarbaru, - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta seluruh insan pertanian untuk menciptakan pertanian yang kokoh mendukung ketahanan bangsa.
"Pertanian yang kokoh dibutuhkan karena pertanian merupakan penyedia utama bahan pangan sekaligus lapangan pekerjaan, bahkan menyokong kestabilan ekonomi," tutur Mentan beberapa waktu lalu.
"Sebab, sebagian besar budidaya pertanian dan peternakan dilakukan di desa. Dengan demikian, penguatan usaha tani dan kapasitas SDM di perdesaan mutlak dibutuhkan", tutur pria yang akrab disapa SYL ini.
Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengungkapkan Kementan melalui SMK-PP, Politeknik atau pendidikan vokasi, akan terus berupaya menghasilkan SDM yang professional, berjiwa wirausaha, dan SDM yang mempunyai daya saing tinggi.
"Salah satu indikasi keberhasilan dari pendidikan vokasi Kementan adalah output atau alumninya dapat diserap oleh Dunia Usaha atau Dunia Industri (DuDi). Untuk itu kami menerapkan Teaching Factory (TEFA) dimana model pembelajaran dalam suasana sesungguhnya (tempat kerja) dan bertujuan untuk menumbuhkan kemampuan kewirausahaan peserta didik atau lulusan sesuai dengan kebutuhkan DuDi," tegasnya.
SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai unit pelaksana teknis BPPSDMP Kementan terus berupaya mensinergikan program dari Kementan terutama dalam ranah pendidikan vokasi melalui penerapan Teaching Factory.
Teaching Factory (Tefa) di SMK-PP Negeri Banjarbaru sendiri berdiri sejak 2020, melalui Surat Keputusan Kepala Sekolah No. 1244/Kpts/OT.080/I.2.2/08/2020, tentang Pembentukan Teaching Factory (TEFA) SMK-PP Negeri Banjarbaru. Beralamatkan di Jalan RO Ulin No.48, Guntung Manggis, Kec. Landasan Ulin, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan 70721.
Diketuai oleh seorang guru yaitu Abdul Wahid ini memiliki visi berupa “Mewujudkan TEFA SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai Pusat Pembelajaran dan Pencetak Agropreneur”. Sedangkan misi nya adalah Mengembangkan TEFA pusat keunggulan berdasarkan peluang dan potensi wilayah, menata manajemen bisnis berkelanjutan selaras dengan kurikulum pembelajaran.
Lanjut, mendorong peran program studi dalam proses produksi dan proses pembelajaran, Meningkatkan kapasitas kompetensi SDM TEFA, Membangun market dan jejaring kerjasama dengan berbagai pihak, dan Memfasilitasi kegiatan Inkubator Bisnis.
Tefa SMK-PP Negeri Banjarbaru sendiri melakukan pengembangan sebagai bentuk upaya penyesuaian dengan tuntutan dari Kementerian Pertanian diantaranya: Pusat Keunggulan (PK), Program Reguler, dan Inkubator Bisnis.
Adapun Pusat Keunggulan yang dilaksanakan ialah: kultur jaringan dan pembuahan diluar musim. Untuk Program Reguler ialah: Program Studi ATPH untuk produksi kembang kol, Program Studi ATP untuk produksi kelapa sawit, Sementara Program Studi APHP focus pada produksi dried fruit. Untuk Inkubator Bisnis masih dalam tahap awal pengembangan.
Produk Tefa SMK-PP N Banjarbaru sendiri dijual melalui berbagai model diantaranya lewat outlet yang berada di lahan praktek, melalui pesanan, dan yang menarik adalah melalui petik langsung di kebun.
Menambahkan diatas, Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, menyampaikan, “Alhamdulillah pencapaian PNBP di 2022 kita mencapai target berkat peran dari rekan-rekan di Teaching Factory dan di lahan, mudah-mudahan target di 2023 bisa tercapai”, Jelasnya.
Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru
- Berita Lainnya
-
SISWA XII RAIH KOMPETEN DI UJI SERTIFIKASI PERTANIAN 2026
Tanggal : 04/17/2026, 09:46:50
-
KEMENTAN PACU OPTIMALISASI LAHAN CSR DENGAN TANAM SEREMPAK
Tanggal : 04/14/2026, 06:40:37
-
SEKOLAH PERTAHANKAN ISO MELALUI KOMITMEN MUTU & INTEGRITAS
Tanggal : 04/11/2026, 15:45:13
-
SISWA ATPH BERPARTISIPASI DI LAHAN CSR KAB. BANJAR
Tanggal : 04/10/2026, 09:28:11
-
PEMBEKALAN UKK BAGI SISWA XII TP. 2025/2026
Tanggal : 04/07/2026, 14:17:44