Tanggal : 08/05/2025, 15:18:00, dibaca 713 kali.

KUNJUNGAN DPRD KAB. HST, SHARING PROGRAM WIRAUSAHAWAN MUDA PERTANIAN


BANJARBARU, - Regenerasi Petani dan Penumbuhan jiwa wirausaha pertanian menjadi fokus dari program Kementerian Pertanian, salah satunya dengan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) yang merupakan kerjasama dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD). 

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman terus berupaya meningkatkan produksi pangan strategis. Hal ini tentunya perlu dukungan dari SDM pertanian yang memiliki potensi besar yang berasal dari usia produktif.

Ditambahkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti menegaskan bahwa menjelaskan program YESS menjadi salah satu barometer menciptakan petani milenial yang bisa memberdayakan sumber daya alam dengan kekuatan sumber daya manusia di dunia bisnis bagi pemuda tani di pedesaan.

Seperti diketahui, SMK-PP Negeri Banjarbaru, ditunjuk sebagai Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Kalimantan Selatan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) untuk wilayah Provinsi Kalimantan Selatan. 

Ternyata Program YESS ini menarik anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan untuk melakukan melihat, sharing dan diskusi terkait program wirausahawan muda bidang pertanian yang dilaksanakan oleh SMK-PP Negeri Banjarbaru ini pada Senin, (04/08/2025).

Anggota DPRD Kabupaten HST ini berasal dari Komisi 2 yang membidangi sektor pertanian atau tepatnya bidang perekonomian, keuangan, dan pembangunan daerah. Mereka diterima langsung oleh Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru berserta jajaran, dan juga Manajer PPIU Kalsel.

Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Dudi Hermawan menyampaikan, “Kami kesini dalam rangka peningkatan kapasitas tugas pokok dan fungsi alat kelengkapan DPRD terkait upaya dan langkah untuk menciptakan wirausahawan muda di sektor pertanian”, Ujarnya.

“Kami berharap melalui pertemuan ini kami bisa berdiskusi serta menerima masukan, dan menambah ilmu kami bagaimana meningkatkan peran pemuda kami terjun ke sektor pertanian dan menjadi seorang wirausahawan di bidang pertanian”, Ujar Dudi.

Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Yudi Astoni dalam pertemuan ini menyampaikan bahwa, SMK-PP Negeri Banjarbaru memiliki visi untuk terwujudnya lembaga pendidikan pertanian yang handal untuk menghasilkan sumber daya manusia pertanian yang unggul dan berkarakter dalam rangka regenerasi petani.

“Sebagai Unit Pelaksana Teknis dari Kementerian kami memiliki peran dalam pengembangan kewirausahaan petani muda baik melalui Pendidikan formal dan non-formal. Salah satu kegiatan Pendidikan non formal adalah Program YESS dan brigade pangan", Tambahnya.

“Semoga sharing dalam membangun kewirausahaan pemuda ini bisa diterapkan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Saya yakin Ketua dan Anggota Komisi 2 DPRD HST mempunyai tugas meningkatkan SDM pertanian dan potensi daerah bisa tercapai”, Pungkas Yudi.

Manajer PPIU Kalsel untuk Program YESS, Angga Tri Aditia Permana menyampaikan bahwa peran dan komitmen pimpinan tertinggi di daerah sangat penting dalam pelaksanaan dan menyukseskan Program Yess di masing-masing Kabupaten.

Kegiatan sharing ini kemudian dilanjutkan dengan diskusi antara SMK-PP Negeri Banjarbaru dan 8 orang anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah terkait menciptakan wirausahawan muda di sektor pertanian.

Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru