Tanggal : 10/03/2023, 06:42:47, dibaca 1835 kali.
KENALKAN DUNIA PERTANIAN, SISWA SD KUNJUNGI LAHAN PRAKTEK

KEMENTAN KENALKAN DUNIA PERTANIAN SEJAK USIA DINI
Banjarbaru – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) bahwa kedepan, pembangunan pertanian akan diteruskan oleh anak-anak kita, oleh petani-petani muda yang memiliki kompetensi jauh lebih baik, bahkan dengan memiliki keterampilan tentang Ilmu Teknologi yang juga lebih baik.
“Pembangunan pertanian Indonesia akan dilanjutkan oleh generasi selanjutnya, generasi yang saat ini masih muda, bahkan anak-anak. Kita harus tumbuhkan minat mereka dari sejak dini, salah satu cara melalui Agroeduwista,agar kelak mereka mau terjun menjadi pelaku dan mampu memajukan Pertanian Indonesia”, tegas Mentan SYL.
Sementara itu, Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa SMK-PP harus dapat menjadi penggerak, tidak hanya untuk siswa tapi juga anak anak lainnya.
“Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian harus dapat menjadi motor penggerak di sektor pertanian. Manfaatkan apa yang ada, fasilitas yang ada, sumber daya yang ada seperti Agroeduwisata dapat dijadikan sarana untuk menggerakan dan mengenalkan dunia pertanian sejak usia dini” ujar Dedi.
Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Banjarbaru berupaya memberikan bekal kepada siswanya pengetahuan tentang usaha tani agar siswa mulai memiliki minat untuk menjadi agrosociopreneur.
Tak hanya sampai di situ, SMK-PPN Banjarbaru yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) ini juga berupaya memberikan pengetahuan dasar kepada siswa mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan, melalui Agroeduwisata yang ada di lingkungan Sekolah.
Kali ini, SMK PPN Banjarbaru dikunjungi oleh 75 orang siswa beserta 6 orang Guru pendamping dari Sekolah Dasar Swasta (SDS) Islam Plus Al Manshur, Banjarbaru.
Menurut salah satu guru pendamping, Erna, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan pembelajaran berupa project penanaman dan pembuatan pupuk kompos yang terdapat dalam kurikulum Merdeka belajar.
“Kegiatan siswa ini merupakan rangkaian pembelajaran yang ada dalam kurikulum Merdeka yang saat ini kami terapkan. Di mana, siswa dituntut untuk melakukan project menanam sayur kangkung dan membuat pupuk kompos.” Jelas Erna.
“Kebetulan jarak sekolah kami ke SMK-PPN Banjarbaru, jadi kami datang kesini untuk membantu mengajarkan siswa kami bagaimana menanam sayur dan membuat pupuk kompos. Sehingga siswa kami bisa ikut praktek langsung di sini” lanjut Erna.
Selain diajarkan bagaimana cara menanam sayur dari penyemaian benih can cara membuat kompos, siswa yang terdiri dari kelas 1 dan 4 ini juga diajak berkeliling lahan praktek SMK-PPN Banjarbaru untuk melihat dan mengenal jenis tanaman yang ada.
Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru
- Berita Lainnya
-
UJIAN PRAKTEK SISWA KELAS X & XI DI SEMESTER GANJIL TP. 2025/2026
Tanggal : 12/12/2025, 14:42:00
-
SISWA XII TP. 2025/2026 SELESAIKAN MAGANG DI IDUKA
Tanggal : 12/11/2025, 07:22:42
-
BANTUAN BERAS BUAT SUMATERA, KINI SUDAH MENCAPAI 16 MILYAR
Tanggal : 12/08/2025, 13:20:21
-
OUTBOUND KELUARGA BESAR SMK-PPN BANJARBARU 2025
Tanggal : 12/07/2025, 13:04:28
-
PANEN JAGUNG BERSAMA SMKPPN BANJARBARU & POLRES BANJARBARU
Tanggal : 12/05/2025, 07:05:21