Tanggal : 01/30/2026, 07:30:42, dibaca 580 kali.

SISWA APHP KUNJUNGAN BELAJAR KE PTPN & DUDI


BANJARBARU – Guna menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki berkompeten, produktif dan berdaya saing, Kementerian Pertanian (Kementan) memaksimalkan pendidikan vokasi. 

Pendidikan vokasi dimanfaatkan karena mempunyai kedekatan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) melalui kemitraan, baik pada proses pembelajaran, pengembangan, penguatan SDM, hingga perekrutan lulusan vokasi.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan, sekolah vokasi seperti SMK-PP, Polbangtan dan PEPI memiliki peran penting untuk memajukan pertanian. Ia menambahkan, pertanian pun dapat di digarap dengan cara-cara kekinian. Namun hal tersebut harus didukung oleh SDM yang memadai. Dan Polbangtan menjadi ujung tombak dalam hal tersebut. 

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDMP), Kementan, Idha Widi Arsanti mengatakan, di tangan milenial dan generasi Z pembangunan pertanian akan dijalankan. 

“Kalian semua adalah motor penggerak pertanian di negara yang kita cintai ini, terlepas dari generasai pendahulu kalian yang saat ini sudah menjadi penggerak dan pelopor pembangunan pertanian,” katanya.
 
SMK PP Negeri Banjarbaru, sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) bidang Pendidikan Vokasi Pertanian di bawah naungan Badan PSDMP, Kementerian Pertanian (Kementan),sebagai sekolah vokasi bidang pertanian, terus meningkatkan kapasitas dan pengetahuan siswa dan tenaga pendidiknya.

Maka, kali ini sekolah berkunjung ke Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Sekolah berkunjung ke PT. Perkebunan Nusantara IV Regional V Unit PKS Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut dan ke Unit Pengolahan Berkat Motekar di Pelaihari, Rabu, (28/01/2026).


Kegiatan Field Trip ini, Sekolah mengajak 30 siswa kelas XI dan XII dari Konsentrasi Keahlian Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), beserta 6 Guru dan Tenaga Praktek APHP SMK-PP Negeri Banjarbaru.

Akbar Suhaji Selaku Ketua Konsentrasi Keahlian Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) menjelaskan, "Kami dari Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) kali ini melakukan 2 kunjungan industri ke pengolahan hasil perkebunan di PTPN dan pengolahan hasil hortikultura di Pelaihari", Ujarnya.

"Harapan kami, setelah siswa bertemu dengan pelaku usaha dapat termotivasi, mendapatkan pengetahuan, bagaimana melakukan usaha, kiat-kiat usaha, sehingga saat mereka lulus nanti sudah bisa melakukan usaha saat lulus nanti, sudah mendapatkan informasi dari pelaku usaha sebelumnya", Pungkas Akbar.  

Kunjungan ke PTPN ini dalam rangka pembelajaran tentang pengolahan hasil pertanian hasil perkebunan untuk tanaman kelapa sawit. Kemudian, kunjungan ke Unit Pengolahan Berkat Motekar untuk melakukan pembelajaran terkait hasil pertanian hortikultura dalam hal ini keripik, dodol dll.


Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru